Ryan Panji mahasiwa berprestasi Program Studi Akuntansi Fakulatas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia mendapat tugas dari Program Studi Akuntansi sebagai  tim fasilitator  pelaksana dan pengelola Pusat Pengembangan Akuntansi. Rincian tugas yaitu pengembangan design dan layout website Pusat Pengembangan Akuntansi dan memfasilitasi pelaksanaan Tes Profesi Certified Public Accoutant (CPA). Ryan sendiri adalah sosok mahasiswa berprestasi. Sejumlah prestasi dimiliki ryan saat ini yaitu sebagai Asisten Laboratium Program Studi Akuntasi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia. Bersama para sisten laboratorium lainya seperti Dedeh Daryati, Novi Rahmayanti dan Arizal Zul Latif bekerjasama sebagai Asisten Laboratorium Akuntansi yang menjadi fasilitator Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA)

Sosok Ryan adalah seorang pemuda berumur 20 tahun yang sudah belasan tahun dalam lingkup pendidikan, prestasi merupakan hal yang sangat didambakan semua orang dan sejatinya merupakan kebanggaan  bagi keluarga dan saya mengusahakan berprestasi melalui peluang dan kompetensi yang saya miliki, berawal dari organisasi kepemudaan karang taruna didusun membuat saya belajar untuk berorganisasi dan berkomunikasi dimana anggota yang terdiri dari pemuda sampai anak SD ada dalam organisasi dimana posisi saya ketika itu masih tingkat SD kelas 4, dengan berbagai macam kegiatan baik kerohanian, social, politik membuat saya terbuka dengan hal-hal baru, saya yakin mungkin dapat merubah keadaan, sebenarnya dulu belum terpikir bahwa hal ini akan sangat bermanfaat dan hanya ikut-ikutan saja, lalu berlanjut ketika SMP saya mengenal dan mengikuti berbagai macam Ekstrakurikuler dimana saya mendapat beberapa ilmu baru seperti bermusik, kepanduan dan OSIS dimana saya semakin terbiasa dengan hal keadministrasian, ketika saya di SMP, Sekolah sedang membuat hal-hal baru yang belum ada di SMP lain di Kalijati, dimana saya dan kawan2 menjadi pelopor Marching Band SMP N 1 Kalijati bisa dibilang dengan “first generation” dimana dengan bimbingan guru-guru dan keadaan yang belum pasti Alhamdulillah dapat tampil dalam acara 17 Agustusan

Bagi keluarga Ryan adalah sosol anak paling besar dari dua bersaudara selalu diandalkan dan harus bisa mengakomodir keluarga dalam berbagai hal, dari mulai kegiatan teknis sederhana sampai keahlian khusus selalu menjadi tugas saya, saya juga menjadi pengganti Ayah ketika beliau bertugas ke luar daerah, sebagai seorang tentara ayah saya sering sekali berpindah-pindah dinas dari satu daerah kedaerah lain dari sabang sampai merauke sehingga keluarga harus siap ditinggalkan dinas, saya mencoba mem-backup hal-hal yang dilakukan ayah saya seperti mengaantarkan ibu, hal-hal Teknis dirumah menjadi tanggungjawab saya.

Berlanjut ditingkat SMA, semakin kompleks hal hal disekolah membuat saya semakin terlatih karena berbagai macam kegiatan Ekstra Kurikuler dan menjadi panitia di Ekskul ROHIS SMAN 1 Subang dan Pramuka SMAN 1 Subang jadwal sangat padat dan saya harus memanage waktu yang dimiliki untuk dapat mengikuti kegiatan, saya pulang kerumah selalu hampir tengah malam, lalu pagi berangkat kembali kesekolah, karena rumah dan sekolah saya berjarak 15KM saya harus mempersiapkan sebaik mungkin, semakin lama saya semakin sadar akan pentingnya berorganisasi karena sangat banyak hal yang tidak dipelajari dalam pembelajaran konvensional sehingga kita harus dapat memanfaatkan sarana prasarana yang ada agar dapat mengembangkan diri, apalagi keluarga saya hanya mengandalkan ayah yang hanya sebatas prajurit hal itu menjadi motivasi saya untuk terus berprestasi dilingkungan Sekolah dan mencoba hal-hal baru

Kini Ryan membuktikan prestasinya melalui karya-karya dalam bidang sistem informasi akuntansi. Salahsatu prestasinya dalam mengelola sistem informasi Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA)  Program Studi Akuntasi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia.